Berita

MBS Kembali Berprestasi, Rasya Sabet Juara 3 di Ajang Bergengsi UIN Jember

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MBS! Ananda Rasya dari kelas X berhasil meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi MA’RIFAH (Musabaqah Arabiyah, Injliziyah, Wa Funun Qur’aniyah) Jilid IX Tahun 2025. Acara ini diselenggarakan di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember pada 16 November 2025. Rasya tampil gemilang dan percaya diri di kategori Khitobah Arabiyah (Pidato Bahasa Arab) Bidang Bahasa Asing dan berhasil membuktikan hasil latihan yang intensif berbuah juara.

Persiapan Singkat tapi Intens

Menariknya, pencapaian ini diraih dengan persiapan yang terbilang singkat namun super intens. Menurut Ustadz Ali Rasyid selaku pelatih, total waktu persiapan hanya berlangsung sepuluh hari sejak pengumuman lomba. “Seminggu menjelang lomba, latihannya full setiap hari, siang dan malam, masing-masing 15 menit,” ujar Ustadz Ali.

Dalam wawancara eksklusif dengan tim redaksi, Ustadz Ali menjelaskan bahwa proses seleksi peserta dilakukan berdasarkan pengalaman siswa di lomba-lomba sebelumnya. Pendekatan ini terbukti efektif untuk menemukan siswa yang tepat mewakili sekolah.

Kunci Sukses: Konsistensi dan Penguasaan Teks

Apa resep sukses Rasya? Ternyata sederhana: konsistensi. “Treatment khusus nggak ada sih, cuma latihan saja. Latihan secara intens,” ungkap Ustadz Ali. Yang ditekankan adalah komitmen untuk datang tepat waktu sesuai jadwal latihan yang sudah disepakati.

Materi pelatihan fokus pada penguasaan teks pidato dan penguasaan kosa-kata kontemporer Bahasa Arab. “Kalau perkembangan ya, pertama menghafal teks waktu masih hafalan ya masih susah. Saya mikirnya kalau tidak paham, kalau tanpa artikulasi sebetulnya sudah cukup, ternyata perlu diartikan. Dan setelah diartikan, ternyata penguasaan terhadap teks itu jadi lebih bagus,” papar Ustadz Ali mengenai perkembangan kemampuan Rasya.

Tema Pidato yang Kuat

Rasya membawakan tema yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini: “Islam Nusantara sebagai Benteng untuk Melawan Terorisme dan Aliran Ekstremisme”. Tema ini menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu penting bangsa.

Pembelajaran Berharga

Lebih dari sekadar trofi, ada pembelajaran berharga yang didapat siswa selama persiapan lomba ini. Menurut Ustadz Ali, ada tiga hal penting: melatih mental, belajar tidak grogi, dan mendapatkan pengetahuan berupa kosa-kata kontemporer dalam Bahasa Arab yang biasa digunakan dalam majalah-majalah berbahasa Arab.

Harapan untuk Masa Depan

Meski tidak menargetkan secara khusus untuk lomba-lomba berikutnya, Ustadz Ali punya harapan besar untuk pengembangan kemampuan Bahasa Arab di MBS. “Ke depan ini, ada tenaga atau ada guru pengabdian misalnya dari Gontor atau Al-Amin yang sekiranya bisa mukim, sehingga mereka bisa sebagai pionir agar siswa yang mukim di MBS bisa berkomunikasi secara intens baik dengan Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris,” harapnya.

Pesan untuk Adik-Adik Kelas

Bagi siswa lain yang ingin mengikuti jejak Rasya, pesan Ustadz Ali sangat jelas: “Konsisten untuk berlatih, itu aja.” Sederhana, tapi butuh komitmen tinggi.

Kepada Rasya sendiri, Ustadz Ali berpesan, “Tetap berlatih, semoga ke depan mendapatkan prestasi yang lebih baik.”

Selamat untuk Ananda Rasya! Prestasi ini membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang, konsistensi, dan bimbingan yang tepat, siswa MBS mampu bersaing di tingkat regional. Mari kita dukung terus perkembangan kemampuan Bahasa Arab dan bahasa asing lainnya di lingkungan sekolah kita!

Tim Jurnalistik MBS

 

Leave a Reply